• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Jaringan Koran Elektronik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    4 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Mahulu, 1 Orang Meninggal Dunia

    Mikael Milang
    Selasa, 18 Agustus 2020, 18.01.00 WIB Last Updated 2020-08-18T10:12:02Z

    Bupati Bonifasius Belawan Geh, didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Juan Jenau, Pj. Sekda, Stephanus Madang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas, Dodit Agus Riyono, dan Kepala Dinas Kesehatan P2KB drg. Agustinus Teguh Santoso, saat rilis pers temuan kasus terkonfirmasi  positifCovid-19 di Mahakam Ulu, Selasa (18/08/2020).

    Beritamahulu.com, Ujoh Bilang – Tak lagi menjadi zona hijau, Mahulu sudah menjadi daerah yang sudah terpapar virus corona (Covid-19). Dilansir media ini, pada tanggal 06/08/2020 salah satu warga Mahulu terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kode MHU 01 dinyatakan positif saat sedang melakukan rapid test di Rumah Sakit Santo Yoseph Linggang Bigung.

    Dalam bulan yang sama, Mahulu dikejutkan lagi dengan temuan baru yakni 4 orang warganya dinyatakan Positif Covid-19, total kasus menjadi 5 kasus terkonfirmasi.

    Dalam rilis Pers yang sampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Mahulu, Bupati Bonifasius Belawan Geh, Selasa (18/08/2020), dalam keterangannya menyampaikan bahwa hingga saat ini, ada 5 kasus terkonfirmasi positif covid-19.

    “Pada Hari ini, Selasa tanggal 18 Agustus 2020, akan kami Laporkan adanya Penambahan Kasus Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19 di Mahakam Ulu, seperti kita ketahui bahwa di Mahakam Ulu per tanggal 6 agustus 2020 yang lalu telah terkonfirmasi adanya 1 pasien positif Covid 19 yang ditemukan dan dirawat di Rumah sakit Harapan Insan Sendawar dan tanggal 17 agustus 2020 kemarin diinformasikan bahwa MHU 01 tersebut sudah dinyatakan sembuh, selanjutnya ada 4 Penambahan kasus baru, yaitu MHU 02, MHU 03, MHU 04 dan MHU 05,” ujar Boni.

    “Untuk pasien dengan kode MHU 02 berstatus gejala ringan sementara MHU 03 dan MHU 04 sebagai pasien tanpa gejala, dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu (GSM) Ujoh Bilang,” imbuhnya.

    Pasien dengan kode MHU 05 merupakan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda dirawat lantaran mengidap sakit Ginjal dan Penyakit Gula Miletus (Diabetes) pada Pertengahan Maret 2020. “Karena Gula Darah Belum Stabil maka Belum bisa di lakukan operasi dan pasien tetap berada di Samarinda selama menunggu Operasi,” papar Boni.

    Pasien asal Kecamatan Long Apari ini, awalnya sudah menjalani operasi dan perawatan terhadap penyakit yang diidapnya dan sempat dipulangkan kerumah dalam keadaan sehat, saat kondisi pasien mengalami drop pada tanggal 11 Agustus mengalami gejala batuk, menurunnya selera makan dan mengalami gejala sesak nafas.

    Saat dilakukan Swab test pada tanggal 12 Agustus, pada tanggal 15 Agustus Pasien MHU 05 dinyatakan positif Covid-19 dan pada tanggal 18 Agustus, pasien meninggal dunia diruang isolasi Rumah Sakit AW Syahranie pukul 08.40 wita.

    “Karena KTP Pasien Mahakam Ulu, sehingga secara administratif masuk/import dalam temuan kasus di Mahulu,” jelas Boni.

    Jadi secara Keseluruhan sampai saat ini, lanjutnya,  dapat dilaporkan ada 5 kasus Pasien Terkonfirmasi positif di Kabupaten Mahakam Ulu, dimana 1 yang dirawat di Rumah sakit Harapan Insan Sendawar Kutai Barat sudah dinyatakan sembuh, 3 orang sedang dirawat di Rumah Sakit Gerbang Sehat Mahulu dengan status 2 orang Asymtomatis atau tanpa gejala dan 1 orang dirawat dengan gejala ringan, serta 1 orang dengan gejala dirawat dan meninggal Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie, kita berdoa bersama kepada Tuhan, semoga pasien bisa segera sembuh dan yang meninggal di terima di sisi Tuhan.

    Bupati Bonifasius menghimbau agar masyarakat yang berada di Ujoh Bilang untuk tidak bepergian melakukan perjalanan keluar Ujoh Bilang mengingat Dinas Kesehatan sedang melakukan Tracking dan screening dengan melakukan Rapid Test dan Swab Test terhadap individu atau kelompok yang ada riwayat kontak erat dengan pasien.

    Selain itu, Boni mengharapakan masyarakat Mahulu untuk tetap tenang dan tidak panik. “Diminta kepada masyarakat Mahakam Ulu tetap tenang dan waspada, penyakit Covid 19 ini bisa disembuhkan, terbukti sudah banyak pasien yang dinyatakan sembuh setelah dirawat di Rumah Sakit,” tutupnya.

    Virus mematikan dari Wuhan Cina ini sudah mewabah hingga pelosok negeri termasuk Kabupaten Mahakam Ulu yang sebelumnya masih berstatus zona hijau. Masyarakat dihimabu untuk tetap menaati protokol kesehatan, hindari kerumunan dan tatap menjaga kesehatan dan pola makan makanan yang sehat serta sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun.

    Dalam rilis pers yang disampaikan oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh yang sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Mahulu didampingi Wakil Bupati, Juan Jenau , Pj. Sekretaris Daerah, Stephanus Madang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas, Dodit Agus Riyono, dan Kepala Dinas Kesehatan P2KB drg. Agustinus Teguh Santoso. (MM/BM)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar