SPAM Datah Bilang Mangkrak Selama 3 Tahun, Ini Kata Kepala Dinas PU Mahulu

Iklan Semua Halaman

Header Menu

SPAM Datah Bilang Mangkrak Selama 3 Tahun, Ini Kata Kepala Dinas PU Mahulu

Mikael Milang
Kamis, 23 Mei 2019
Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Kampung Datah Bilang, Mangkrak Selama 3 Tahun Tidak dijalankan.

Beritamahulu.com, Ujoh Bilang – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kampung Datah Bilang, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu, terbilang mangkrak. Lantaran, selama lebih 3 tahun SPAM ini tidak berjalan.

Proyek SPAM ini dikerjakan oleh PT. Risa Binatama yang dikelola oleh Zainal Arifin, Calon Legislatif DPD RI yang lolos pada Pemilu Serentak 17 April 2019 bulan lalu.

Bangunan yang ditumbuhi rumput-rumput liar dan tidak terawat.

“Proyek SPAM ini sudah seratus persen selesai dan sudah kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu”, ujar Zainal kepada Berita Mahulu, Rabu (22/05/2019).

“Kalau soal berjalan atau tidaknya SPAM tersebut, bukan merupakan tanggung jawab Kontraktor lagi, itu sudah menjadi tanggung jawab Pemkab Mahulu. Kalau Proyek ini dari awal tidak ada masalah, bahkan sudah pernah diaudit oleh BPK dan KPK dan tidak ada masalah apapun”, tegasnya.

Tangki penampungan air dipenuhi rumput liar

Ditanya terkait posisinya sebagai Direktur di PT. Risa Binatama, Zainal mengungkapkan bahwa Perusahaan tersebut merupakan milik temannya. Ia hanya diberikan kuasa untuk melaksanakan Proyek ini.

Mantan Petinggi Datah Bilang Ilir, Inggong Laing mengaku bahwa proyek SPAM yang rencana awalnya dibangun di Datah Bilang Baru tersebut mengalamai kendala dilahan, sehingga untuk melancarkan Proyek ini, ia memutuskan  untuk menyediakan lahan di RT 05, Datah Bilang Ilir dekat Tower Telkomsel dan PLN. Kemudian Proyek inipun dibangun dilahan yang disediakan tersebut.

Pemandangan "horor" lantaran Gedung SPAM ini tidak terawat selama bertahun-tahun.

Proyek yang menghabiskan uang Negara sebesar 16 Milyar rupiah ini sudah dipenuhi rumput-rumput liar yang menggerogoti hingga menutupi bangunan SPAM ini.

Penampakan “Horor” bangunan ini mendapat perhatian khusus dari masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu maupun para tokoh masyarakat, pasalnya, proyek ini tidak memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Mesin yang sudah terendam banjir dan beberapa alat lainnya yang sudah tidak layak digunakan.

Mesin Pompa terendam banjir dan berlumpur

Bangunan ini sama sekali tidak dijaga, tampak dalam ruang mesin bekas botol minuman keras berserakan, diduga bangunan ini sering digunakan oleh oknum-oknum untuk pesta alkohol.

Botol Bekas Alkohol dialam ruang mesin 

Saat ditemui Berita Mahulu di Kedai Bumi Perkemahan Pramuka (BUPER), Long Melaham, Minggu (19/05/2019) sore, Pukul 15.20 wita, Mantan Kepala Dinas PU, Bambang Eko Pujianto, mengaku tidak banyak mengetahui tentang Proyek SPAM Kampung Datah Bilang ini, Lantaran masa jabatannya yang berakhir pada tahun 2017, lantas tampuk kepemimpinan di Dinas PU diemban oleh Solman.

Gedung SPAM Datah Bilang Ilir ditumbuhi rumput liar

Secara terpisah, Kepada Beritamahulu.com, Kepala Dinas PU Kabupaten Mahakam Ulu, Solman mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengoptimalisasi Proyek SPAM ini dalam tahun ini.

“Rencana tahun ini kita akan optimalisasi. Dalam optimalisasi inikan kita akan melakukan tindak lanjut dari kegiatan itu, supaya itu nanti bisa berjalan dan lagi nanti kita akan tunjuk orang yang mengelola disana supaya itu bisa berjalan dengan baik”, beber Solman saat disambangi dikantor Dinas PU Mahulu, Kamis (22/05/2019) malam,  pukul 19.30 wita.

Kepala Dinas PUPR Mahakam Ulu, Solman saat ditemui Berita Mahulu diruang kerjanya di Kantor Dinas PU Mahulu, Kamis (22/05/2019), Malam, pukul 19.30 wita.

Solman menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan kajian untuk membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang mengelola khusus SPAM ini dalam tahun ini.

Sementara itu, Petinggi Kampung Datah Bilang Ilir, Ding Suhu, berharap Proyek SPAM ini segera beroperasi agar memberikan manfaat kepada Masyakarat Datah Bilang.

“Kami sebagai Pemerintah Kampung Datah Bilang Ilir, ya berharap agar SPAM ini bisa berjalan, karena ini juga sudah lama, supaya bisa memberikan manfaat kepada Masyarakat Datah Bilang”, harapnya dikantor Petinggi Datah Bilang Ilir, Senin (13/05/2019).

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini berasal dari APBD Provinsi tahun 2016 berupa Bantuan Keuangan (Bankeu) kepada Pemkab Mahulu, kemudian dikerjakan oleh Kontraktor PT. Risa Binatama (BM/MM)

loading...