• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Berita Seputar Kabupaten Mahakam Ulu
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Mahulu Juga NKRI, Mohon Pak Presiden Perhatikan

    Mikael Milang
    Minggu, 26 September 2021, September 26, 2021 WIB Last Updated 2021-09-26T16:12:29Z
    Kondisi Jalan daerah Batu Kelo menuju Long Pahangai dan Long Apari, jalan terjal menanjak dengan kondisi jalan yang dipenuhi lumpur. (Dok Istmimewa)

    Beritamahulu.com, Ujoh Bilang - Kabupaten Mahakam Ulu merupakan Daerah Otonomi Baru pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat delapan tahun silam. Sebagai kabupaten termuda di Kalimantan Timur ini, Mahakam Ulu (Mahulu) seharusnya menjadi perhatian khusus dan serius oleh pemerintah pusat.

    Pengguna jalan yangg terpaksa harus berhenti bahkan bermalam jika kondisi jalan licin dan tidak dapat dilalui saat musim hujan. (Dok. Istimewa)


    Daerah yang merupakan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Serawak, Malaysia bagian timur ini masih jauh dari kata "sejahtera". Hal ini terlihat dari akses jalan yang masih dihiasi dengan kubangan lumpur yang seolah tak kunjung berujung. 

    Salah satu Pemuda asal perbatasan, Agustinus Lejiu (44), sangat berharap perhatian Presiden Joko Widodo menilik sejenak daerah yang memakan waktu belasan jam perjalanan dari Samarinda ini. Dalam Postingannya di laman media sosial, ia memposting video keadaan jalan yang syarat lumpur didaerah Batu Kelo, Kecamatan Long Bagun, menuju arah Long Pahangai.

    "Selamat berakhir pekan, Bapak Presiden Joko Widodo, Maafkan latah selalu posting keadaan yang nampak masih susah di negeri ini, kami pun tau, bahwa tak semua harus Presiden yang urus, tapi baik juga info lapangan langsung bapak terima dan monitor," tutur Pengusaha Walet ini, Minggu (26/09/2021).

    Ini jalan kita pak (masih di Indonesia), lanjutnya, jalan yang sekerennya kerap disebut Jalan Paralel Perbatasan, jalan Trans Nasional, Jalan Trans Kalimantan yang ikhtiarnya adalah urat koneksi lintas borneo.

    Jalan ini, tambahnya lagi, akses darat menuju Perbatasan Darat di Kalimantan Timur yang dahulu masuk dalam RTRW Pembangunan Kawasan Perbatasan Kalimantan yang dicatatbukukan dalam Perpres 31 tahun 2015.

    "Tengok-tengok lah kami Pak Presiden. Jujur saja di sini jauh lebih mudah, kondusif dan sangat antusias menunggu pembangunan pak," tutup mantan Komisioner KPU Mahulu ini.



    Dalam video yang berdurasi 2 menit lebih yang diunggahnya, terlihat beberapa orang sedang bergotong royong menarik kendaraan yang tak mampu melintasi jalan didaerah Batu Kelo Kampung arah Long Pahanagai tersebut menggunakan tali. Sekalipun kendaraan yang dianggap tangguh (Mobil double 4x4. Red), kendaraan akan sulit melintasi lantaran jalan yang licin dan berlumpur.

    Selain itu, Ketua KONI, Benediktus Wisdiadi (51) juga berharap kedatangan langsung orang nomor satu dinegeri ini untuk meninjau langsung perbatasan khususnya Kabupaten Mahakam Ulu.

    "Kalau saya sih berharap pak Jokowi hadir langsung ke Mahulu hingga perbatasan untuk melihat kenyataan lapangan, karena saya takut berita-berita atau laporan yang masuk ke beliau tidak sesuai dengan kondisi riil," katanya kepada Beritamahulu.com, Minggu (26/09/2021).

    "Takut laporannya tidak sesuai fakta, sementara kenyataannya sangat memperihatinkan. Ya, jangan hanya kunjungi Papua sajalah, sesekali Mahulu juga," tutupnya. (MM/BM)


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar

    Pemerintah

    +