• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Jaringan Koran Elektronik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Jembatan Sungai Tasaq, Penghubung Kampung Lutan dan Datah Bilang Hampir Ambruk

    Mikael Milang
    Senin, 23 Maret 2020, 10.13.00 WIB Last Updated 2020-03-23T02:14:34Z
    Jembatan Sungai Tasaq, Datah Bilang Ilir, Minggu (23/03/2020). Dok. ist

    Beritamahulu.com, Datah Bilang – Jembatan Sungai Tasaq tepatnya di hilir kampung Datah Bilang Ilir, hampir ambruk lantaran beberapa tiang penyanggah sudah patah. Jembatan yang sudah berusia puluhan tahun yang menghubungkan antar kampung Lutan dan Datah Bilang ini seharusnya sudah diperbaiki agar tidak ada korban saat melintas.

    Petinggi Kampung Datah Bilang Ilir, Ding Suhu mengungkapkan bahwa dirinya sudah berupaya mengajukan kepada Pemerintah agar jembatan tersebut segera diperbaiki.

    “Saya sudah ajukan juga pada saat reses untuk diajukan tahun 2020 ini, karena menurut saya kalau tidak diperbaiki segera bisa ambruk. Jembatan inikan sudah miring, kalau ada beban baik motor maupun mobil yang melintasi bisa-bisa ambruk jembatan ini,” ungkap Ding Suhu, Petinggi Datah Bilang Ilir saat disambangi media ini, Minggu (23/03/2020).

    “Tapi sayangnya ajuan saya ini katanya dimasukkan pada tahun 2021, kalau nunggu tahun 2021 ya sempat ambruk jembatan itu. Kalau memang bisa, tolong jembatan ini segera diperbaiki supaya tidak ada korban dijembatan ini, kasihan warga yang melintasi,” lanjutnya.

    Kalau memang bisa, tambah Ding, jembatan ini digantikan dengan jembatan besi saja biar lebih kokoh karena jembatan ini sering dilintasi oleh warga yang membawa kendaraan yang membawa padi.

    Saat media ini menkonfirmasi kebenaran terkait jembatan Sungai Tasaq ini, terlihat kemiringan jembatan kira-kira dua puluh derajat dan tiang penyanggah sudah banyak yang tidak layak, ditambah struktur tanah yang tidak memadai untuk menahan beban jembatan ulin ini.

    Salah seorang warga Lutan, Kristina Hong, mengharapkan agar Pemerintah segera memperbaiki jembatan ini. Karena menurutnya, jembatan ini merupakan akses satu-satunya yang dilalui warga dari kampung Lutan dan Sirau menuju ke Datah Bilang melalui jalan darat.

    “Kalau jembatan ini tidak bisa dilalui, otomatis akses Lutan,Sirau dan Datah Bilang pasti akan terputus. Harapan kita pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan ini,” ujar Kristina Hong yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Long Hubung, kemarin. (MM/BM)


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar

    Pemerintah

    +