Inilah Cerita Sukses Bupati Boni, Dari Modal 500 ribu hingga mendapatkan hasil 6 Milyar Perbulan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Inilah Cerita Sukses Bupati Boni, Dari Modal 500 ribu hingga mendapatkan hasil 6 Milyar Perbulan

Mikael Milang
Senin, 18 Februari 2019
Bupati Bonifasius Belawan Geh, SH di Acara hudoq kawit matalibaq


Menjadi orang sukses dan orang besar merupakan impian semua orang, tidak ada yang tidak ingin menjadi orang sukses. Dalam sambutannya pada acara Hudoq Kawit di Kampung Matalibaq, Bupati Boni menyampaikan bagaimana pengalamannya dulu pernah menjadi karyawan diperusahaan kayu hingga ia menjadi seorang pengusaha yang memiliki perusahaan dan banyak aset lainnya.
Ternyata dibalik dari semua cerita tersebut, terselip sejarah panjang yang tak terlepaskan dari sebuah perjuangan yang besar dan motivasi.

“Mulai saya goyang lutut didalam hutan, injak duri, luka dimakan pacat dan sebagainya, sampai saya jadi direktur perusahaan dan buka tambang batu bara disamarinda. Disitu bisa hasilkan sampai 6 Milyar satu bulan” Ungkapnya, disambut decak kagum dan tepuk tangan masyarakat yang hadir. “Dan dari situ juga kita bisa bantu Mahakam ulu ini dari tambang itu”, Lanjutnya.

Boni sangat antusias menceritakan cerita suksesnya kepada masyarakat dengan harapan masyarakat juga bisa memilih jalan sukses seperti dia. Ia menambahkan, bahwa sedikitpun tidak ada masksud untuk menyombongkan diri dalam penyampainya ini.

Dalam pidatonya juga, Boni sempat menyinggung jumlah surat lamaran yang ada diatas meja kerjanya. Banyak diantaranya melamar ingin menjadi PTT (Pegawai Tidak Tetap), sebenarnya ia sangat berharap banyak orang yang memilih jalan untuk menjadi pengusaha atau memulai karir menjadi wirausaha.

Ia juga menceritakan masa mudanya pernah menjadi karyawan disebuah perusahaan kayu dan mendapatkan pesangon sebesar  900 ribu rupiah, ia menyisihkan 500 ribu rupiah untuk modal ia memulai perjalanan karirnya dari masuk hutan keluar hutan mencari sarang burung, hingga ia menjadi pengusaha sukses dengan asset puluhan milyar, yakni alat berat yang jumlahnya mencapai 30an unit jelasnya.

Tak disangka ternyata kuncinya adalah semangat, kerja keras dan serius. “Mulai hal yang kecil, dengan semangat dan jiwa kita mau menabung dan berusaha akhirnya bisa menjadi besar” tuturnya

“Saya bisa beli alat berat, alat berat saya sekarang ini ada 30 unit” tambahnya. Disela itu, seorang ibu sambil bercanda meminta satu unit alat beratnya. Dengan canda yang sama, Suami Yovita Bulan ini mengatakan “ambil aja, angkut”, Ujarnya disambut riuh tawa masyarakat didalam ruangan terbuka Amin Ayaq ini.

Boni melanjutkan, pengalamannya ketika masih kecil ia sering melihat alat berat CV. Atlas milik orang Malaysia ketika ia menyeberang usai pulang sekolah.
“Pulang sekolah saya lihat tractor kerja, dan mikir gimana cara orang buat ini, besar betul, besi lagi begini bisa jalan, habis itu pikir berapa harganya ini”,tuturnya

“Lama-lama ujungnya karena pikiran disitu-situ terus jadi merupakan doa kali ya, sehingga saya bisa beli dari yang bekas sampai yang baru sampai berpuluh-puluh banyaknya. Gitu jadi ada motivasi dari situ”, tambahnya.

Boni kembali mengatakan kepada masyarakat yang mendengar ceritanya ini jangan dianggap sebuah kesombongan, melainkan dijadikan motivasi untuk maju dan sukses.

“Dari cerita saya ini jangan dianggap kesombongan memamer harta, uang dan sebagainya, ndak. Pengalaman dan motivasi yang saya harapkan, semoga semua masyarakat Mahakam ulu ini bisa banyak uang dan bisa kaya-kaya”, tutupnya, diakhiri dengan jawaban amin dari seluruh masysarakat yang hadir.(BM)

loading...