• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Jaringan Koran Elektronik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Warga Merasa Kecewa Jalan Rusak Parah, Kemana Alat Berat Pemda Mahulu?

    Mikael Milang
    Senin, 30 Desember 2019, 12.04.00 WIB Last Updated 2020-07-11T09:22:52Z
    Tenggelam dilumpur setinggi satu meter, Mobil single kabin ini tak dapat ditarik.


    Beritamahulu.com, Long Hubung – Beberapa titik jalan dari simpang Long Hubung ke Long Gelawang mengalami rusak parah hingga salah satu mobil single kabin terjebak dan tidak bisa keluar. Kedalaman kubangan lumpur tersebut diduga mencapai satu meter dalamnya.

    Salah seorang warga Long Hubung mengatakan bahwa sebenarnya Pemkab Mahulu memilik 3 (tiga) paket alat berat.

    “Mahulu inikan punya 3 (tiga paket) alat berat loh, satunya di Simpang RTC ini, Satunya didaerah Mambes dan Satunya lagi dari Long Bagun ke Long Apari. Kenapa semua alat itu malah dibawa kehulu semuanya”, ujar Warga Long Hubung ini yang enggan namanya di sebutkan dalam media ini, Minggu, (29/12/2019) kemarin.

    Ia menambahkan, bahwa alat berat ini sebenarnya difokuskan untuk maintenance jalan yang rusak seperti yang terjadi saat ini.

    “Ya alat berat itukan sebenarnya difokuskan untuk memperbaiki atau maintenance jalan rusak seperti ini kan, saya dengar malah dipakai untuk mengerjakan proyek kantor “apakah” di Mahulu sana, padahal kontraktor yang kerjakan proyek itukan seharusnya bekerjasama dengan pihak kontraktor lainnya yang punya alat, dan gak perlu pakai alat milik Pemda yang notabene difokuskan untuk maintenance jalan ini”, lanjutnya.

    “Sebenarnya Pemerintah kita ini kurang tegas dan konsisten dengan janjinya yang akan fokuskan pada infrastruktur jalan dalam tahun ini, nyatanya, Jalan rusak ini malah jadi Kado Natal dan Tahun Baru bagi kami yang melintasi”, ujar Pria berbadan tambun ini kepada Berita Mahulu dengan wajah kesal.

    Saat media ini mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahulu, Yohanes Andy Abeh, mengatakan bahwa Alat berat milik Pemda ini dipakai untuk pembersihan lahan (Land Clearing) tempat ke-tiga kantor yang dibangun, yakni, Kantor Bupati, Kantor DPRD dan Kantor Bappeda.

    “Ya, satu paket yang di Mambes itu dibawa untuk land clearing ke-tiga kantor Permanen yang dibangun itu, karena target kita tahun depan itu bisa selesai. Kalau kontraktor yang kerjakan proyek ini tidak ada kontraknya untuk land clearing mereka hanya fokus membangun saja, makanya Pemda pakai alat itu untuk land clearing, sebenarnya sisa batu-batu kecil saja yang perlu dibuang dan segera selesai”, ucap Andy.

    Kalau dibawapun alat dari sana, lanjut Andy, butuh waktu 2 hari baru bisa sampai sementara BBM pun belum ada.

    "Karena BBM itukan yang urus UPT pak, kalau tidak ada BBM gak bisa bergerak juga kita", ungkapnya kepada Berita Mahulu, kemarin malam melalui saluran telpon.

    Perlu diketahui ada beberapa titik jalan dari simpang Long Hubung menuju Long Gelawang yang mengalami kerusakan parah hingga mustahil dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua. Pemerintah diharapkan segera untuk bertindak memperbaiki jalan ini lantaran jalan penghubung ini merupakan urat nadi perekonomian warga Mahulu. (BM/MM)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar

    Pemerintah

    +