2 Warga Long Bagun Tewas Akibat Longsor, 3 Lainnya Masih Tertimbun

Iklan Semua Halaman

Header Menu

2 Warga Long Bagun Tewas Akibat Longsor, 3 Lainnya Masih Tertimbun

Mikael Milang
Jumat, 12 Mei 2017

Lima warga Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, dilaporkan tertimbun longsor, saat sedang berteduh di tengah guyuran hujan deras di bawah dataran tinggi, kawasan bukit Pancang, Long Bagun. Dua tewas dan 3 orang lainnya tertimbun.

Keterangan diperoleh merdeka.com, kelima korban masing-masing Andri Setia (20), Yerimias (18), Andre (15), Yunus Saputra (39), dan Abo (28), pergi ke hutan untuk berladang pada hari Senin (7/5) lalu, dengan berjalan kaki sekitar 7 kilometer dari kampung mereka.

Di lokasi, diguyur hujan deras hingga malam hari. Kelimanya mendirikan pondok terpal, untuk berteduh. Peristiwa nahas itu terjadi Rabu (9/5) dini hari. Tanah di dataran tinggi yang berada di atas mereka longsor, dan menerjang pondok 

"Dari informasi yang kami terima dari BPBD Mahakam Ulu sekitar jam 7.15 pagi tadi, peristiwa itu terjadi sekira pukul 1 dini hari, hari Rabu," kata Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Mujiono, seperti disampaikan Kasi Operasi Octavianto, dalam keterangan dia, Kamis (11/5).

Octavianto menerangkan, kelima orang adalah pencari kayu. Tanah yang berada di atas mereka, menimpa pondok yang digunakan untuk berteduh akibat hujan. "Dua orang korban, Yunus dan Abo, berhasil dievakuasi warga sekitar. Tiga lainnya, masih dalam pencarian," ujar Octavianto.

"Abo ditemukan meninggal dunia. Sementara korban lain (Yunus) sempat ditemukan selamat, tapi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit di Ujoh Bilang (ibu kota Mahakam Ulu). Kedua korban sudah diserahkan ke keluarga masing-masing," tambah Octavianto.

Dari peristiwa itu, tim SAR Basarnas dari kantor SAR Balikpapan, telah diberangkatkan ke lokasi kejadian, untuk bergabung melakukan pencarian. Jauhnya jarak dari Balikpapan ke Mahakam Ulu memakan waktu tidak sebentar.

"Estimasi perjalanan 20 jam. Tim berangkat dari jam 7.35 pagi tadi, membawa peralatan rescue lengkap, untuk segera bergabung bersama dengan tim SAR dari Polsek, BPBD Mahulu, TNI, dan masyarakat setempat," sebutnya.

"Analisa awal, pemicu longsor adalah akibat hujan deras di sekitar lokasi kejadian, dan mengakibatkan tanah labil dan tergerus oleh air hujan," terangnya. [ang]
loading...