• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Berita Seputar Kabupaten Mahakam Ulu
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Terseret Arus Sungai Saat Pulang Memancing, 2 Orang Pegawai Rumah Sakit NDD Menjadi Korban

    Mikael Milang
    Senin, 27 September 2021, September 27, 2021 WIB Last Updated 2021-09-27T16:38:37Z

     

    Kedua Korban, Thomas dan Edi yang menjadi korban amukan arus sungai Blu'u, Kampung Long Pakaq, Kecamatan Long Pahangai, Mahulu, Minggu (26/09/2021).

    Beritamahulu.com, Ujoh Bilang - Dua orang pria dikabarkan hilang terseret arus sungai saat sedang menyeberang sepulang dari kegiatan memancing, Minggu (26/09/2021) sekira pukul 17.00 wita.

     

    Korban dalam peristiwa ini antara lain, Thomas Adi Setiawan (25) dan Nikolaus Edi (37). Keduanya sempat dikabarkan hilang dibawa arus sungai, kemarin.

     

    Kapolsek Long Pahangai, Iptu L. Palengo, membenarkan peristiwa tersebut dan menerangkan bahwa dua orang yang terseret arus sungai tersebut merupakan pegawai Rumah Sakit Nawacita Datah Dave, Long Lunuk.

     

    "Dua pegawai RS. NDD Long Lunuk terseret arus disungai Blu'u anak sungai Mahakam Kampung Long Pakaq pada saat mereka hendak menyeberangi sungai Blu'u," terangnya kepada Beritamahulu.com, Senin (27/09/2021).

     

    Kronologi kejadian, kata Palengo, Pada hari Minggu tanggal 26 September 2021 pukul 08.00 wita, Nikolaus Edi, Tomas Adi Setiawan dan Rimas Munandar pergi memancing di Sungai Blu'u Kampung Long Pakaq menggunakan 1 unit motor Vixon dan 1 unit motor matic Scoopy.  

     

    Rimas Munandar, salah satu korban selamat dari arus sungai yang menyeret kedua temannya.

    "Sekitar pukul 17.00 wita, mereka hendak pulang ke RS.NDD Long Lunuk, akan tetapi sungai Blu'u pasang lalu mereka berusaha menyeberangi sungai Blu'u dengan cara berenang. Ketika mereka menyeberangi sungai Blu'u, Tomas Adi Setiawan dan Nikolaus Edi terseret arus dan hanyut," terangnya.

     

    "Rimas Munandar yang sudah berhasil menyeberang berusaha menolong akan tetapi usahanya menolong kedua temannya itu tidak berhasil lantaran arus ungai yang cukup deras dan besar. Lalu, Rimas Munandar pergi mencari bantuan ke pondok ladang warga Kampung Long Pakaq dan menceritakan peristiwa tersebut kepada masyarakat yang ada di ladang," tambah Palengo.

     

    Mendengar hal itu, lanjutnya, masyarakat yang berada diladang langsung membantu melakukan pencarian bersama dengan Rimas Munandar namun mereka tidak menemukan keduanya.

     

    "Dan pagi tadi tim dari RS.NDD dan dibantu warga masyarakat kampung Long Pakaq melakukan pencarian kembali dan menemukan korban bernama Thomas dalam keadaan meninggal dunia, sementara korban yang bernama Nikolaus Edi masih belum ditemukan," tutupnya. (MM/BM)

     

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar

    Pemerintah

    +