• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Berita Seputar Kabupaten Mahakam Ulu
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Prediksi Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 Mencapai Puncak Akhir Juli dengan 20.000 Kasus Per Hari

    Benediktus Sava
    Sabtu, 18 Juni 2022, 13.41.00 WIB Last Updated 2022-06-18T05:41:03Z

    Ilustrasi Reuters/Dado Ruvic
    beritamahulu.com, Jakarta - Dilansir dari kompas.com, Kemenkes (Kementrian Kesehatan) melaporkan, kasus covid-19 saat ini ada 20 kasus hal ini terjadi akibat dari subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia.


    Dalam kasus yang dilaporkan oleh Kemenkes tersebut ada beberapa wilayah yang sudah terkena penyebaran dari subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 tersebut yaitu; Bali terdiri dari 4 kasus (1 kasus untuk BA.4 dan 3 kasus untuk BA.5), DKI Jakarta terdiri dari 4 kasus ((1 kasus BA.4 dan 3 BA.5), dan 12 kasus lainnya merupakan BA.5 terdeteksi di Jawa Barat.


    "Ada tambahan per tanggal 12 Juni kemarin itu 12 orang dengan yang di BA.4 dan BA.5, jadi ada 20 kasus" ucap Syahril dalam diskusi secara virtual, pada kamis (16/6/2022).


    Syahril mengatakan di Jawa Barat ada 12 pasien yang mengalami gejala ringan dan sudah dinyatakan sembuh.


    Dengan upaya mengantisipasi penyebaran subvarian tersebut, Syahril mengatakan Kemenkes melakukan pemeriksaan spesimen menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) di lima provinsi


    Provinsi yang di lakukan upaya antisipasi yaitu provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengan, dan Jawa Timur.


    "Itu dilakukan WGS untuk memastikan apakah saat ini pasien-pasien itu sudah semuanya subvarian BA.4 dan BA.5 atau belum," ucapnya.


    Prediksi puncak kasus

    Kemenkes (Kementrian Kesehatan) Budi Gunadi Sadikin memprediksi, puncak kasus Covid-19 dari penularan subvarian Omicron BA.4 dan Ba.5 terjadi pada minggu kedua atau ketiga di bulan Juli.


    Budi mengatakan, Biasanya gelombang puncak untuk virus baru biasanya sekitar satu bulan sejak kasus pertama ditemukan.


    "Jadi seharusnya di minggu kedua Juli (atau) minggu ketiga Juli kita akan melihat puncak kasus dari BA.4 dan BA.% ini" kata Budi usai rapat terbatas bersama presiden dan sejumlah mentri di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/6/2022).


    Buddi memperkirakan, puncak penularan subvarian BA.4 dan BA.5 sekitar sepertiga dari kasus Delta dan Omicron.


    Adapun kasus kematian subvarian BA.4 dan Ba.5 sepersepuluh dari kasus kematian dua varian virus corona terdahulu itu.


    "Jadi walaupun memang BA.4 dan BA.5 ini menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara di dunia, tetapi puncak dari kenaikan kasusnya maupun hospitalisasinya maupun kematiannya jauh lebih rendak dibandingkan Omicron yang awal," ujarnya.


    Meskipun demikian , mantan Wakil Mentri BUMN ini mengingatkan semua pihak agar tetap waspada. Budi mendorong masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi booster atau dosis ketiga.


    Warga juga di ingatkan untuk tetap menggunakan masker di tempat kerumunan dan juga ruangan tertutup.


    "Tidak ada ruginya kita bersikap hati-hati dan waspada," kata dia.


    Diprediksi capai 20.000 kasus perhari  

    Dalam kesempatan berbeda, Budi memprediksi kasus harian Covid-19 dari penularan subvarian BA.4 dan BA.5 bisa mencapai 20.000 per hari.


    Hal ini berdasarkan analisis perbandingan dengan puncak kasus harian akibat penularan varian Delta dan varian Omicron. 


    "Jadi kalau kita Delta dan omicron puncaknya di 60.000 kasus sehari, kira-kira nanti ya estimasi berdasarkan data di Afrika Selatan mungkin puncaknya kita di 20.000 per hari karena kita pernah sampai 60.000 per hari paling tinggi," ujar Budi di Istana Kepresidenan Bogor, pada hari Kamis.


    "Jadi kita amati di Afrika Selatan sebagai negara pertama yang BA.4 dan BA.5 masuk puncak itu sepertiga dari puncaknya Omicron atau Delta sebelumnya," kata dia.


    Ia juga meperkirakan adanya penurunan kasus Covid-19 pada pekan keempat bulan Juli.


    "Yakni 1 Bulan sesudah diidentifikasi jadi sekitar minggu ketiga, minggu ke-4 Juli dan kemudia nanti akan turun kembali," ucap dia. (BS/BM)


    sumber: https://nasional.kompas.com/read/2022/06/17/09375451/omicron-ba4-dan-ba5-diprediksi-mencapai-puncak-akhir-juli-dengan-20000-kasus?page=1























    Komentar

    Tampilkan

    Koran Elektronik

    Pemerintah

    +