• Jelajahi

    Copyright © Berita Mahulu - Jaringan Koran Elektronik
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    Sponsor

    Kristina Tening: Mahulu Banyak Memiliki Objek Wisata Menarik, Sayangnya...

    Jumat, 24 Maret 2017, 00.09.00 WIB Last Updated 2019-02-07T04:31:28Z

    Apakah pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah ideal? Barangkali belum. Nyatanya, di Kabupaten termuda di Kaltim, Mahakam Ulu, kondisi untuk menuju pariwisata yang ideal masih jauh.
    Padahal, menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kristina Tening, Mahulu banyak memiliki objek wisata menarik. Di antaranya, objek wisata itu adalah Riam Panjang di Kecamatan Long Pahangai. Riam ini memiliki keindahan batu alam yang tentunya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
    Begitu pula budaya dan adat istiadat masyarakatnya, sangat pantas untuk ditawarkan kepada calon wisatawan. Berikut museum meriam perang, dan makam raja-raja, apabila dikembangkan akan menarik minat pengunjung.
    "Belum lagi dinding batu kapur, Batu Tumpang. Itu ada ceritanya," kata Tening, sapaannya, saat ditemui KlikSamarinda pada acara sosialisasi branding pesona Indonesia, di salah satu hotel di Samarinda, Kamis, 23 Maret 2017.
    Namun sayangnya, upaya pengembangan pariwisata Mahulu terkendala infrastruktur jalan. Padahal, apabila dikembangkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
    Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan menuju sejumlah objek wisata di Mahulu belum memadai dan banyak yang rusak. Permasalahan ini menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan objek wisata.
    "Hanya memang jalannya belum memadai. Ada jalan darat, tapi kalau tidak hujan bisa dilewati. Kalau hujan, menangis kita lewat," ungkapanya.
    Kendati demikian, dirinya optimis ke depannya Mahulu mampu bersaing melihat potensi destinasi yang dimiliki.
    "Jalan, dalam proses pembangunan untuk ke tempat wisata. Setelah itu, saya yakin Mahulu ini bakal dikunjungi," ucapnya.
    Pun, keyakinan Tening dengan adanya sosialisasi ini, ke depannya mampu memberikan pemahaman dari setiap stakeholder pariwisata. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Berita Kubar

    Pemerintah

    +